0
Dikirim pada 06 April 2018 di tips & info

Ada sebuah peribahasa yang sering kita dengar sehari-hari untuk menyatakan bahwasanya dunia ini begitu luas, peribahasa tersebut adalah “dunia tak selebar daun kelor”. Meskipun peribahasa ini sudah umum di kalangan masyarakat, tapi ada sebagian orang yang tidak mengetahui bentuk dari daun kelor tersebut.

Oleh karenanya, pada artikel kali ini kita akan mengajak para pembaca untuk mengenal lebih dalam tentang daun kelor dan manfaat apa saja yang diberikan kepada kesehatan manusia. Bukan hanya itu saja, daun kelor juga mengandung cerita mitos yang dipercaya oleh sebagian masyarakat.

Tanaman kelor atau dalam bahasa latin disebut moringa oleifera adalah jenis tumbuhan tropis yang ketinggian pohonnya bisa mencapai 11 meter. Daun kelor berukuran kecil dan menempel pada tangkai-tangkai di batang pohon. Tanaman kelor juga memiliki bunga yang berwarna putih kekuningan dan mengeluarkan bau khas. Sementara buah kelor berbentuk segitiga dan juga biasa dikonsumsi sebagai sayuran.

Dilaporkan dari beberapa hasil penelitian yang menyebutkan bahwasanya tanaman kelor ini banyak memiliki khasiat bagi kesehatan. Lebih dari 300 macam penyakit dapat disembuhkan dengan kelor, baik menggunakan daun atau pun buahnya. Sehingga tidaklah heran jika kelor sering dikonsumsi sehari-hari dan dijadikan bahan dasar obat-obatan tradisional dengan dijadikan minuman teh.

Dari beragam khasiat sayur daun kelor yang luar biasa tersebut menjadikan kelor dinobatkan sebagai tanaman ajaib oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). WHO juga menganjurkan para balita agar mengkonsumsi kelor pada masa pertumbuhannya. Ini sangat membantu kembang tumbuh anak agar sehat dan semakin cerdas.

Banyak negara-negara miskin yang menjadikan kelor sebagai pengobatan alami dan ini sudah berlangsung sejak dahulu. Di zaman India kuno, kelor telah menunjukkan kehebatannya dalam mengobati 300 macam jenis penyakit, baik itu penyakit ringan ataupun penyakit berat seperti kanker dan jantung.

Cerita Mitos Tentang Daun Kelor

Selain memiliki manfaat untuk menyembuhkan aneka jenis penyakit, tumbuhan kelor juga memiliki mitos yang dipercaya oleh masyarakat. Pohon kelor dianggap pohon sakti yang dapat mengalahkan kekuatan makhluk gaib. Mitos ini sudah berkembang di kalangan masyarakat Indonesia.

Dan bahkan para orang-orang sakti juga banyak yang percaya bahwa daun kelor dapat melemahkan kesaktiannya. Mereka meyakini jika mengkonsumsi daun atau buah kelor dapat membuat kesakitannya hilang. Sebab kelor memiliki kekuatan tidak nampak yang dapat mengalahkan kesaktian makhluk halus. Bahkan ada yang percaya, hanya dengan menyentuh daun kelor maka kekuatannya akan hilang dan fisiknya menjadi lemas.

Walaupun saat ini zaman sudah semakin canggih dan modern, masih banyak orang yang sulit menghilangkan kepercayaan akan kesaktian daun kelor tersebut. Di desa dan perkampungan, bila ada orang yang sakit dan tidak juga meninggal hanya tergeletak tak berdaya, maka orang tersebut diduga memiliki kesaktian yang harus segera dilepaskan dari tubuhnya.

Cara untuk melepaskan kesaktian yang terdapat pada orang sakit tersebut adalah dengan mengusapkan daun kelor ke seluruh tubuhnya sehingga orang tersebut bisa meninggal dengan tenang. Dan saat dimandikan, orang tersebut disapu lagi memakai daun kelor agar segala hal mistis dan makhluk halus bisa bersih dari jasadnya.

Selain berfungsi untuk mengusir dan menghilangkan hal mistis, daun kelor juga dipercaya dapat menolak datangnya makhluk halus. Ada beberapa rumah yang diatas pintunya dipasangi atau digantung daun kelor yang fungsinya sebagai penolak bala.

Terlepas dari semua fakta dan mitos pada daun kelor, setidaknya sayur daun kelor ini bermanfaat sebagai penyembuh penyakit. Tentunya daun kelor memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena dapat diperdagangkan di Indonesia. Semakin hari makin banyak orang yang mengetahui akan kandungan manfaat yang terdapat didalamnya.

Banyak negara di luar sana yang membutuhkan daun kelor, seperti negara Jerman, Prancis dan Amerika. Sebagai tanaman ajaib atau miracle tree, daun kelor bisa dibudidayakan di Indonesia dan kemudian di ekspor ke beberapa negara tersebut.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sudah ada beberapa petani yang mulai menanam tanaman daun kelor untuk di ekspor. Tentu ini juga akan meningkatkan perekonomian di Indoenesia. Dengan beragam khasiat tersebut, kita bisa mengambil manfaat dan khasiat yang diberikannya.



Dikirim pada 06 April 2018 di tips & info
comments powered by Disqus
Profile

“ Haji/Hajjah Chairul Umam ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 58.703 kali


connect with ABATASA